cryptocurrency spurt cryptocurrency elongate krypto kaufen nem cryptocurrency price prediction millionär durch kryptowährung
DEALER RESMI TOYOTA SURABAYA

Surabaya Jawa Timur

Menu

ALL NEW INNOVA DI TANJAKAN

Minggu, Mei 22nd 2016.

Screenshot_2016-05-22-12-28-19_1

Tambahan bobot sekitar 2 kwintal (210 – 290 kg, tergantung tipe) pada generasi baru Kijang Innova dari model sebelumnya sontak mengubah sensasi mengendarainya.

Meski sudah mendapat “diet” khusus pada beberapa bagian,terutama sasis, tambahan bobot utama berasal dari ukuran bodi yang membengkak. Namun, MPV medium berkapasitas hingga delapan penumpang ini masih nikmat dikendarai.

Saat test drive yang digelar Toyota Astra Motor (TAM) pada 3 – 5 Desember 2015 di Bali, bisa merasakan perubahannya di balik kemudi. Dua fitur baru mode berkendara, yakni ECO dan Power, jadi solusi terbaik mengatasi semua kekurangannya.

Interior Toyota All-New Kijang Innova tipe tertinggi, Q M/T diesel.

Kemudi berat

Sesi uji berkendara singkat sempat diberikan TAM di hari peluncuran pada 23 November 2015. Saat itu  menjajal varian Q tipe mesin diesel 2GD-FTV 2.4L dengan transmisi manual 5-percepatan. Impresi awal yang didapat lingkar kemudi semakin tebal dan terasa lebih berisi saat digerakan kanan-kiri.

Asumsi saat itu setir memberat karena permukaan jalan di Hotel Fairmont, Jakarta, berupa conblock. Pijakan ban bisa bergoyang hingga mengaburkan rasa asli. Namun ketika varian sama dicoba di jalan aspal di Bali, sensasi kemudi memang benar terasa memberat.

Test drive All-New Innova test drive di Bali

Iwan Abdurahman dari Technical Service Division TAM mengatakan gerakan setir relatif berbeda karena Q adalah varian paling berat All-New Innova. Selain itu varian Q juga menggunakan pelek baru 17 inci (ban 215/55) yang lebih besar dari generasi sebelumnya dan tipe lain All-New Innova.

Tambahan penjelasan datang dari salah satu insinyur yang juga General Manager Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) yang ikut mengembangkan All-New Innova, setir bisa terasa memberat karena terdapat perubahan pada komponen mekanis rack & pinion.

Transmisi otomatis Innova terbaru dengan tipe 6 percepatan

Otomatis lebih baik

Rute yang dipilih TAM selama tiga hari menguji All-New Innova di Bali beragam, didominasi lintasan naik-turun pegunungan di Kintamani hingga memasuki kawasan lalu lintas padat. Menurut varian Q dengan mesin diesel plus transmisi otomatis 6-percepatan adalah pilihan terbaik karena kemampuannya relatif lebih bagus dibanding manual.

Meski tenaganya serupa, 149 tk, torsi tipe otomatis lebih besar 18 Nm dibanding manual yakni 360 Nm. Catatannya, tipe otomatis lebih berat 10 kg dibanding manual.

Konsep pengembangan All-New Innova menjadi model grand tourer terasa pas pada varian Q diesel otomatis. Kombinasi tenaga dan torsi memudahkan pergerakan bodi ketika menanjak dan melintasi berbagai kontur jalan. Lagipula pengemudi mendapat keuntungan dasar karena tidak perlu repot menginjak kopling sambil memindahkan gigi.

Fitur baru Eco Mode dan Power Mode pada All-New Innova.

ECO dan Power

Total ada tiga mode berkendara Innova baru, yaitu Normal, Eco, dan Power. Penjelasan singkat buat fitur ECO yakni untuk irit sedangkan Power membuatnya semakin boros. Bila tombol ECO aktif, respons mesin atas pijakan pedal gas berkurang. Artinya performa mobil dibatasi untuk menghemat bahan bakar, konsekuensinya gerakan laju tidak bisa agresif.

Power kebalikan ECO. Ketika digunakan, respons mesin terhadap injakan pedal gas ditambah. Bahan bakar lebih cepat mengucur hingga mobil terasa lebih responsif.

Saat masing-masing fitur itu digunakan pada tipe Q diesel otomatis, sistem komputer transmisi juga bekerja mengalkulasi waktu yang tepat penggantian gigi. Saat mengaplikasi moda ECO, transfer ke gigi atas semakin cepat pada putaran mesin bawah hingga penggantiannya terasa rapat, sedangkan pada Power mengejar putaran tinggi maka rentang penggantian gigi melebar.

Kedua fitur itu tidak bisa berbicara banyak saat menanjak panjang dengan kecepatan sedang (30 – 40 kpj). Pada ECO, kemampuan membawa bodi ke dataran tinggi mengendur karena penggantian gigi terlalu cepat sedangkan Power terlalu lama. Hal ini bisa sedikit menyulitkan ketika ingin mendahului kendaraan lain.

Salah satu solusinya menggeser tuas ke posisi “S” agar pilihan gigi bisa dipertahankan. Namun bila tidak mau repot, mode yang paling cocok untuk kondisi seperti itu adalah Normal.

Toyota Astra Motor (TAM) “Bodi roll” Toyota All-New Kijang Innova terasa saat diuji pada tanjakan di salah satu daerah di Bali.

Kesimpulan

Tambahan berat lebh dari dua kuintal dibanding generasi sebelumnya jelas membawa perubahan besar buat Innova. ECO dan Power adalah jawaban Toyota atas kritikan boros bahan bakar pada generasi sebelumnya. Kini, kedua fitur itu bisa membantu pengemudi menyesuaikan kinerja mobil sesuai kondisi jalan.

Mobil Terbaru

Best Seller

Related Article ALL NEW INNOVA DI TANJAKAN

Sabtu 13 November 2021 | Uncategorized

Valentine’s Day provides a means of producing those who find themselves not in relationships much more self-conscious about their unmarried status. The vacation really should…

Senin 25 Oktober 2021 | Uncategorized

The small variation: Brennan’s is actually a cherished date spot for brand new Orleans residents and website visitors during the mood for an upscale meal.…

Selasa 24 Mei 2016 | Uncategorized

Penjualan di segmen low multi purpose vehicle (LMPV) naik drastis pada April lalu dibanding bulan sebelumnya. Urutan model terlaris segmen yang dijuluki “MPV sejuta umat ini belum…